Sabtu, 11 Januari 2014

resume film " GURUKU SMA N I BOYOLALI "



WINDA NARULLITA
40111035
PBI / 5
BAHASA INDONESIA

RESUME  : “GURUKU”
Paragraf Narasi
Suatu masa ada seorang guru bernama pak Fajar.Beliau mengajar di SMA N 1 Boyolali sebagai guru honorer mata pelajaran sejarah.Beliau mengabdi di sekolah tersebut hampir kurang lebih 20 tahun.Sehingga sudah banyak orang yang sudah menjadi anak didik beliau.Dalam mengajar beliau lebih sering di panggil “captain” oleh murid-muridnya.Kecintaanya pada dunia pendidikan dan sejarah mengatarkannya beliau bertemu dengan salah seorang muridnya yang bernama Toro.Pak Fajar telah banyak merubah Toro dari anak yang tak terarah mejadi anak yang tahu benar akan kemana dia melangkah dalam hidupnya.Pada suatu ketika Toro mengalami kecelakan dan dokterpun berpendapat bahwa kemungkinan Toro akan hidup sangatlah tipis,tetapi kedatanagn pak Fajar yang menjadi salah satu guru favorit Toro menjenguknya di RS,keadaan Toro mulai membaik sangat drastic.Mendengar kabar tentang Toro,pak Fajarpun bergegas ingin mengunjungi Toro lagi RS.Pak Fajar bergegas menyalakan motor bututnya ,namun tiba-tiba ditengah perjalanan menuju RS beliau mengalami kecelakaan sampai merenggut nyawanya.

Paragraf Deskriptif
Pak Fajar adalah seorang laki-laki yang sudah cukup tua dengan kulit hitam,tubuhnya sedikit pendek dan gemuk.Beliau juga mempunya rambut hitam,pendek dan lurus.Alisnya tebal,hidungnya pesek dan bola matanya berwarna hitam.

Paragraf Argumentasi
Karena kecintaannya pada sejarah bangsa Indonesia,beliau sering memotivasi orang-orang yang beliau kenal baik itu keluarga,teman maupun para peserta didiknya.Motivasi beliau adalah agar sebaiknya setiap manusia mempunyai prinsip tidak mudah putus asa dalam mencapai cita-cita yang mulia.Dalam pencapaian cita-cita mulia setiap orang tentunya mengalami berbagai hambatan,untuk itu rasa persatuan dan kesatuanlah “Rawe-Rawe Rantas Malang-Malang Putung” yang dapat saling menguatkan setiap orang untuk terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat, belajar dari kesalahan dan ambilah nilai positifnya maju terus pantang mundur.

Paragraf  Eksposisi
Dunia pendidikan di Indonesia sangatlah tertinggal di banding dengan negara-negara berkembang lainnya.Dilihat dari segi metode mengajar yang banyak dimilki oleh guru-guru di Indonesia baik guru SD,SMP,dan SMA dapat dikatakan sebagai metode mengajar yang tradisional.Sehingga para guru masih berkutit dalam lingkup pikiran bahwa siswa yang mendapat nilai baik adalah peserta didik  yang pintar dan paham akan materi yang telah disampaikan,padahal belum tentu hasil nilai yang baik mencerminkan keberhasilan peserta didik karena bias jadi itu adalah hafalan semata bukan pemahaman akan tujuan dari setiap materi yang telah disampaikan.Disamping itu Indonesia adalah negara yang kurang mempedulikan kesejahteraan para guru-guru honorer yang berprestasi khususnya.Keberhasilan suartu pendidikan bias dikatakan berhasil jika baik  peserta didik dan  guru-guru dapat menjalin kerjasama yang baik dengan prinsip kekeluargaan dan memahami setiap materi yang disampaikan serta mengaplikasikan kedalam kehidupan sehari-sehari dan mecetak pendidikan yang berkarakter.

Paragraf Persuasi
Kita sebagai bangsa Indonesia khususnya para calon guru,alangkah baiknya jika kita menyelami dan memahami akan hakekat pendidikan yang bertujuan yang berbobot.Metode pak Fajar bias kita jadikan metode kita untuk mengajar dan menghasilkan peserta didik yang tidak hanya berkualitas dalam akademik saja melainkan dalam pembentukana karakter juga.

0 komentar:

Posting Komentar

 

This Template Was Found On Elfrida Chania's Blog. Copyrights 2011.