WINDA
NARULLITA
40111035
PBI
/ 5
BAHASA
INDONESIA
RESUME : “GURUKU”
Paragraf Narasi
Suatu masa ada seorang guru bernama pak Fajar.Beliau
mengajar di SMA N 1 Boyolali sebagai guru honorer mata pelajaran sejarah.Beliau
mengabdi di sekolah tersebut hampir kurang lebih 20 tahun.Sehingga sudah banyak
orang yang sudah menjadi anak didik beliau.Dalam mengajar beliau lebih sering
di panggil “captain” oleh murid-muridnya.Kecintaanya pada dunia pendidikan dan
sejarah mengatarkannya beliau bertemu dengan salah seorang muridnya yang
bernama Toro.Pak Fajar telah banyak merubah Toro dari anak yang tak terarah
mejadi anak yang tahu benar akan kemana dia melangkah dalam hidupnya.Pada suatu
ketika Toro mengalami kecelakan dan dokterpun berpendapat bahwa kemungkinan
Toro akan hidup sangatlah tipis,tetapi kedatanagn pak Fajar yang menjadi salah
satu guru favorit Toro menjenguknya di RS,keadaan Toro mulai membaik sangat
drastic.Mendengar kabar tentang Toro,pak Fajarpun bergegas ingin mengunjungi
Toro lagi RS.Pak Fajar bergegas menyalakan motor bututnya ,namun tiba-tiba
ditengah perjalanan menuju RS beliau mengalami kecelakaan sampai merenggut
nyawanya.
Paragraf Deskriptif
Pak Fajar adalah seorang laki-laki yang sudah cukup
tua dengan kulit hitam,tubuhnya sedikit pendek dan gemuk.Beliau juga mempunya
rambut hitam,pendek dan lurus.Alisnya tebal,hidungnya pesek dan bola matanya
berwarna hitam.
Paragraf Argumentasi
Karena kecintaannya pada sejarah bangsa Indonesia,beliau
sering memotivasi orang-orang yang beliau kenal baik itu keluarga,teman maupun
para peserta didiknya.Motivasi beliau adalah agar sebaiknya setiap manusia
mempunyai prinsip tidak mudah putus asa dalam mencapai cita-cita yang
mulia.Dalam pencapaian cita-cita mulia setiap orang tentunya mengalami berbagai
hambatan,untuk itu rasa persatuan dan kesatuanlah “Rawe-Rawe Rantas
Malang-Malang Putung” yang dapat saling menguatkan setiap orang untuk terus
berusaha menjadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat, belajar dari kesalahan
dan ambilah nilai positifnya maju terus pantang mundur.
Paragraf
Eksposisi
Dunia pendidikan di Indonesia sangatlah tertinggal di
banding dengan negara-negara berkembang lainnya.Dilihat dari segi metode
mengajar yang banyak dimilki oleh guru-guru di Indonesia baik guru SD,SMP,dan
SMA dapat dikatakan sebagai metode mengajar yang tradisional.Sehingga para guru
masih berkutit dalam lingkup pikiran bahwa siswa yang mendapat nilai baik
adalah peserta didik yang pintar dan
paham akan materi yang telah disampaikan,padahal belum tentu hasil nilai yang
baik mencerminkan keberhasilan peserta didik karena bias jadi itu adalah
hafalan semata bukan pemahaman akan tujuan dari setiap materi yang telah
disampaikan.Disamping itu Indonesia adalah negara yang kurang mempedulikan
kesejahteraan para guru-guru honorer yang berprestasi khususnya.Keberhasilan
suartu pendidikan bias dikatakan berhasil jika baik peserta didik dan guru-guru dapat menjalin kerjasama yang baik
dengan prinsip kekeluargaan dan memahami setiap materi yang disampaikan serta
mengaplikasikan kedalam kehidupan sehari-sehari dan mecetak pendidikan yang
berkarakter.
Paragraf Persuasi
Kita sebagai bangsa Indonesia khususnya para calon
guru,alangkah baiknya jika kita menyelami dan memahami akan hakekat pendidikan
yang bertujuan yang berbobot.Metode pak Fajar bias kita jadikan metode kita
untuk mengajar dan menghasilkan peserta didik yang tidak hanya berkualitas
dalam akademik saja melainkan dalam pembentukana karakter juga.
0 komentar:
Posting Komentar